Tuesday, March 28, 2017

Cara Budidaya Pisang Tanduk, Kepok, Ambon, Nangka Dan Emas Lainnya Agar Cepat Berbuah





Tips Budidaya pisang hingga masa panen pisang – Pisang merupakan kelompok dari musaceae dan banyak kita temui di Indonesia. Tanaman ini termasuk tanaman yang mudah tumbuh di mana saja. Akan tetapi meski mudah tumbuh di mana saja, budidaya pisang ini harus di lakukan dengan baik dan benar agar bisa menghasilkan hasil yang banyak dan dalam skala yang besar budidaya ini bisa menciptakan lapangan kerja.

Cara Budidaya Pisang Tanduk, Kepok, Ambon, Nangka Dan Emas Lainnya Agar Cepat Berbuah

Pisang sering kita manfaatkan untuk buah yang enak di amkan, tetapi bisnis rumahan juga bisa mengembangkan bisnis pisang menjadi sale, keripik, getuk bahkan tepung pisang. Pada tahun 1996 Indonesia sudah pernah mengekspor pisang dengan jumalah seratus ribu ton, beberapa tempat penghasil pisang tersebut adalah Halmahera , Lampung dan Mojokerto. Tetapi tiap tahunnya pendapatan tersebut menurun hingga pada btas minimal 27 ton pada tahun 2004. Untuk itu pada kesempatan ini kita akan membahas cara budidaya pisang jenis apapun agar ekspor pisang kita meningkat lagi.

Cara Budidaya Pisang Tanduk, Kepok, Ambon, Nangka Dan Emas Lainnya Agar Cepat Berbuah

Syarat Tumbuh Tanaman Pisang

Hampir pada semua jenis tanah , tanaman pisang ini dapat tumbuh dan mudah untuk di budidayakan. Pohon pisang ini akan dapat tumbuh meski dalam keadaan tanah yang kering dan tandus. Tanaman ini cocok sekali tumbuh pada daerah yang mempunyai iklim tropis.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik jika berada pada daerah yang mempunyai musim kemarau dengan jangka 0 sampai 5 bulan dan memiliki curah hujan antara 650 sampai 5.000 mm tiap tahunnya. Suhu yang baik untuk tumbuh kembang tanaman ini adalah sekitar 21 – 29 Celcius dan pada dataran rendah juga dapat tumbuh subur yaitu dengan suhu 15 – 35 celcius. Pada ketinggian 0 sampai dengan 1000 mdpl tanaman ini dapat di kembangkan, jenis pisang tertentu malah dapat tumbuh pada ketinggian di atas 2000 mdpl.

Tehnik Budidaya Pisang

Pada suatu perusahaan besar tanaman pisang hanya di tanam dengan keseluruhan tanaman pisang saja atau biasa kita sebut dengan tehnik monokultur. Akan tetapi pada masyarakat desa biasanya tanaman pisang di tanam secara tumpangsari atau polikultur, halini di sebabkan masyarakat pedesaan tidak hanya menanam satu pohon saja. Mereka sering menanam pohon pisang di pinggir – pinggir tanaman lain, atau kadang bersebelahan dengan tanaman lainnya.

Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah

Berikut ini adalah Cara Budidaya Pisang kapok, raja, ambon dan lainnya. cara menanam pisang agar berbuah lebat dan cepat penting sekali demi kelanjutan bisnis pekebun pisang nag inilah tipsnya:
  1. Persiapan Lahan
    Lahan yang akan di jadikan sebagai lahan budidaya pisang sebelumnya di bershkan dulu dari rumput – rumput liar. Untuk tehnik monokultur di lakukan pengukuran jarak antara lubang satu dengan lainnya yaitu 3 x 3 meter tetapi dapat di sesuaikan dengan tanaman pisang yang akan di tanam. Buat lubang dengan ukuran 50 x 50 x 50cm. Lubang yang telah di buat di bersihkan dari akar – akar tanaman lain yang akan mengganggu tumbuhnya pisang. Setelah pembuatan lubang dan sudah di bersihkan maka langkah selanjunya adalah mengecek ph tanah, setelah itu berikan kapur dolomit atau juga bisa kieserit jika ph tanah kurang dari 4,5. Setelah itu masukkan pupuk kandang yang telah jadi sebesar 3kg setiap lubangnya. Lalu biarkan dalam keadaan seperti itu selama 1 bulan.
  2. Persiapan Bibit dan Cara Membuat Bibit Pisang
    Kita bisa mndapatkan bibit pisang dengan cara membuat sendiri atau membeli bibit yang sudah siap di tanam. Bibit ini berasal dari anakan pohon pisang yang sudah berbuah. Cara mengadakan bibit pisang dapat dialkukan dengan memeperbanyak anakan, memperbanyak dengan kultur jaringan dan menggunakan bit anakan. Anda dapat memilih dengan cara memperbanyak anakan. Anakan yang baik untuk di tanam adalah anakan pisang yang berukuran tinggi 50 sampai 100 meter berupa daun yang masih menjulur ke atas dan belum terbuka yang biasa kita sebut dengan anakan pedang. Pilih anakan pedang yang bagus dari induk pohon pisang yang bebas dari hama dan sudah pernah di panen.
  3. Waktu yang Tepat untuk Menanam Bibit Tanaman Pisang
    Pada awal penanaman budidaya pisang a, bibit pisang sangat membutuhkan kandungan air untuk menghindari kekeringan dari anakan pedang yang sudah di pisahkan dari bonggol induka pisang. Maka sebaiknya menanam pohon pisang pada saat awal musim hujan, jadi pertumbuhan bibit pisang dapat optimal. Setelah kita mengambil anakan pisang sebaiknya langsung segera di tanam untuk menghindari bibit terserang penyakit dan menurunya kualitas bibit unggul, tetapi jika anakan pisang di tempatkan pada polybag Anda tidak harus segera menanamnya.
  4. Cara Penanaman Bibit Pisang
    Masukkan bibit pisang pada lubang yang telah kita siapkan sebelumnya, lalu timbun dengan tanah di sekitar bekas galian lubang. Jarak tanaman untuk bibit pisang emas adalah 2 x 2 meter, untuk pisang ambon dan pisang nangka 3 x 3 m, pisang kepok dan tanduk 3 x 3 m. itulah cara menanam pohon pisang kepok baik dilahan kering maupun yang basah namun jika dilahan kering harus rajin menyiramnya.

Pemupukan Tanaman Pisang

Pada budidaya pisang agar berbuah dan subur pupuk dapat di berikan dua kali sesuai dengan tingkat kesuburan tanah, apabila tanh itu subur maka tidak perlu di pupuk. Untuk tanahyang kurang subur di berikan pupuk dasar danpupuk susulan. Pada tanah yang kering bisa di berikan pupuk kandang yang di taburkan di sekitar batang pisang. Pada lahan 1 hektar pupuk di berikan sebanyak 4 x dengan dosis 650 kg setiap tahunnya, terdiri dari 150 KCL, 350 kg pupuk urea dan 150 kg SP36.

Cara Perawatan Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah

  • Penyiraman tanaman pisang
    Jika tidak turun hujan maka penyiraman sangat di perlukan, karena jika kekurangan air maka pisang tidak akan tumbuh sempurna. Anakan bibit pisang yang baru saja di tanam juga membutuhkan banyak air untuk pertumbuhannya sehingga tandan pisang juga akan maksimal.
  • Pemangkasan tanaman pisang
    Perawatan yang harus di lakukan diantaranya daun – daun yang sudah kering di bersihkan dan di pangkas, setelah bunga jantan di bersihkan jangan lakukan pembersihan daun.
  • Penyiangan tanaman pisang
    Pada saat tanaman berusia 0 sampai 5 bulan lakukan penyiangan agar tidak terganggu oleh serangan hama.
  • Penjarangan anakan pisang
    Anakan yang muncul banyak harus segera di pisahkan sebab akan menurunkan produksi dari tanaman pisang. Setiap 8 minggu rutin lakukan penjarangan.
  • Perawatan tandan pisang
    Jantung atau bunga jantan harus di potong, kemudian tandan yang sudah bersih di bungkus dengan karung goni. Pohon yang condong ke samping bisa di topang dengan kayu agar tidak roboh jika ada angin. Baca lagi artikel manfaat pisang sebelumnya: Kegunaan Fungsi Dan Manfaat Masker Pisang Untuk Wajah Berjerawat Dan Rambut.

Cara Panen Pisang

Pisang sebaiknya di panen ketika sudah cukup tua. Pisang dapat di panen di hitung dari jumlah hari ketika bunga mekar sampai panen atau bisa juga dengan di lihat dari bentuk buah. Buah yang sudah tua akan menumpul pada ujungnya dan putik akan mudah jatuh ke tanah. Cara memotongnya adalah potong setengah diameter dari batang pisang lalu tahan agar tidak jatuh ke tanah lalu tandan pisang di potong jangan sampai jatuh ke tanah karena akan rusak nantinya. Setelah pisang di potong sisir pisang dan terpisah dari tandan pisang, sisir pisang diamkan selama 2 hari untuk menghilangkan getahnya. Jika ingin di jual matang maka pematangan lakukan dengan alami. Mudah sekali bukan cara budidaya pisang ?

Demikian artikel mengenai cara budidaya pisang tanduk, kepok, ambon, nangka dan emas lainnya agar cepat berbuah yang dapat kami informasikan. Semoga menjadi bahan referensi Anda untuk menunjang hasil perkebuna Anda. Sekian dari www.manfaat2.com dan terima kasih.
Previous Post
Next Post

0 komentar: